Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY Laksanakan Monev Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Pleret

10 September 2026
Rifqi Fatoni
Dibaca 2 Kali
Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY Laksanakan Monev Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Pleret

InfoPleret, 9 September 2026 – Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, pada Rabu, 9 September 2026.

Kegiatan Monev dipimpin langsung oleh Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY, Ibu Atik Sudarmi, S.IP., bersama sekitar 20 orang jajaran pimpinan dan staf Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY.

Kedatangan tim Monev diterima oleh Lurah Pleret, Taufiq Kamal, S.Kom., M.Cs., bersama unsur empat pilar Desa Mandiri Budaya, yaitu Desa Budaya, Desa Wisata, Desa Preneur, dan Desa Prima. Turut mendampingi Lurah Pleret dalam kegiatan tersebut adalah Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Tuwanggana, Bidan Desa, serta segenap Pamong Kalurahan Pleret.

Pelaksanaan Monev berlangsung secara terstruktur melalui wawancara, verifikasi dokumen, penyampaian data dan informasi, serta pembahasan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mendukung Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Pleret.

Dalam proses evaluasi, peserta dibagi ke dalam delapan meja evaluasi yang masing-masing membahas aspek berbeda, meliputi:

  1. Meja 1 – Aspek Budaya, mengevaluasi pelaksanaan, pengembangan, pelestarian, serta pemanfaatan potensi budaya yang dimiliki Kalurahan Pleret.
  2. Meja 2 – Aspek Kepariwisataan, membahas pengembangan potensi wisata, pengelolaan destinasi, kelembagaan, promosi, serta kontribusi sektor pariwisata terhadap masyarakat.
  3. Meja 3 – Aspek Kewirausahaan dan Pengembangan Sumber Daya Lokal, mengevaluasi pengembangan usaha masyarakat, potensi ekonomi lokal, inovasi, serta pemanfaatan sumber daya yang tersedia di Kalurahan Pleret.
  4. Meja 4 – Aspek Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Miskin/Rentan, membahas keterlibatan perempuan serta upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan kelompok masyarakat miskin maupun rentan.
  5. Meja 5 – Aspek Ketahanan Lingkungan dan Mitigasi Bencana, mengevaluasi program pelestarian lingkungan, kesiapsiagaan masyarakat, pengurangan risiko bencana, serta peran kelembagaan kebencanaan seperti FPRB.
  6. Meja 6 – Aspek Relevansi, Efektivitas dan Efisiensi, menilai kesesuaian program dengan kebutuhan masyarakat serta efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan Desa Mandiri Budaya.
  7. Meja 7 – Aspek Dampak/Hasil, mengevaluasi hasil dan manfaat program yang telah dilaksanakan serta dampaknya terhadap masyarakat dan perkembangan Kalurahan Pleret.
  8. Meja 8 – Aspek Keberlanjutan dan Sinergitas, membahas keberlanjutan program, penguatan kelembagaan, serta sinergi antara pemerintah kalurahan, masyarakat, lembaga kemasyarakatan, dan berbagai pihak terkait.

Setelah melakukan wawancara tim Monev diajak Lurah Pleret mengunjungi Prioritas Kegiatan Di Banyu Kencono berupa Pembukaan Lahan Pertanian Modern berbasis IOT dan AI yang di kelola oleh Bumkal LPM bekerjasama dengan Pokdarwis.

Keterlibatan berbagai unsur dalam Monev tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Desa Mandiri Budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kalurahan, tetapi merupakan kerja bersama yang melibatkan masyarakat, kelembagaan, serta empat pilar utama Desa Mandiri Budaya.

Kalurahan Pleret terus berupaya mengembangkan potensi lokal melalui sinergi antara kebudayaan, pariwisata, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, ketahanan bencana, serta keberlanjutan program.

Melalui kegiatan Monev ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai capaian pelaksanaan Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Pleret, sekaligus menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk pengembangan program ke depan.

Bagi Kalurahan Pleret, kegiatan Monev juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas seluruh unsur dalam mewujudkan Desa Mandiri Budaya yang berkelanjutan, berdaya saing, berbasis potensi lokal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemerintah Kalurahan Pleret menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta pendampingan dalam pengembangan Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Pleret.

Pleret Heritage of Mataram – Mulyo, Mukti, Wibowo.

Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY Laksanakan Monev Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Pleret
Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY Laksanakan Monev Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Pleret