Gapoktan Pleret adakan Rutin Pasca-Lebaran, Bahas Program Pertanian hingga Regenerasi Petani

01 April 2026
Dewi Orisya
Dibaca 5 Kali
Gapoktan Pleret adakan Rutin Pasca-Lebaran, Bahas Program Pertanian hingga Regenerasi Petani

Pleret — Kegiatan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kalurahan Pleret yang digelar pada Rabu, 1 April 2026 di kawasan Gerbang Pleret berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga wadah penyampaian berbagai informasi penting terkait program pertanian dan pembangunan desa. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Bamuskal, Ibu Armi Septiana.

Perwakilan Pemerintah Kalurahan Pleret, Ulu-Ulu Kalurahan Pleret, Bp. Irfani Andhi Hermawan, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1447 H serta permohonan maaf lahir dan batin, baik secara pribadi maupun mewakili Pemerintah Kalurahan Pleret. Ia menegaskan bahwa kegiatan pertemuan rutin Gapoktan akan tetap berjalan sebagaimana biasa.

Dalam kesempatan tersebut, Irfani juga menginformasikan bahwa proposal pembangunan saluran air telah diajukan dan saat ini tinggal menunggu hasil. Terkait program P3PGAI, ia menjelaskan bahwa Kalurahan Pleret belum dapat berpartisipasi karena kendala akun yang tidak dapat digunakan. Namun, pihaknya berencana menghapus dan membuat akun baru agar dapat mendaftar saat program kembali dibuka. Sementara itu, pengadaan traktor hingga kini belum dapat direalisasikan.

Selain itu, turut diperkenalkan tiga dukuh baru yang dilantik pada 31 Maret 2026, masing-masing dari wilayah Trayeman, Kauman, dan Keputren.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan BPP, Ibu Merlin, yang juga mengucapkan selamat Idul Fitri serta menyampaikan bahwa Bp. Budi berhalangan hadir karena agenda lain. Ia melaporkan bahwa sebagian besar petani di Kalurahan Pleret telah memasuki masa panen, dengan wilayah Gunungan diperkirakan menyusul dalam 1–2 minggu ke depan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa laporan PUAP dijadwalkan selesai pada April hingga Mei. Program perluasan area tanam tebu juga menjadi fokus, sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan gula. Lahan tebu yang tidak produktif akan dibongkar untuk diganti dengan tanaman baru. Pada tahun 2025, perluasan telah mencapai 0,7 hektar di sekitar KUA dan PAUD Pungkuran. Untuk tahun 2026, ditargetkan 2,5 hingga 3 hektar di sekitar SMP dan SMA Pleret, dengan total target mencapai 3,7 hektar. Pendaftaran lahan untuk program ini masih dibuka bagi petani yang berminat.

Dari Kementerian Pertanian, terdapat dua program yang turut disosialisasikan, yakni “Klompencapir Digital” berupa grup WhatsApp untuk penyebaran informasi terkini kepada petani, serta program “Petani Milenial” bagi generasi muda berusia maksimal 39 tahun guna mendorong regenerasi sektor pertanian.

Lurah Pleret, Bp. Taufiq Kamal, S.Kom., M.Cs., dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan Idul Fitri serta memperkenalkan para dukuh baru. Ia mengungkapkan bahwa saat ini sedang disusun peraturan kalurahan terkait pemanfaatan tanah kas desa. Tanah yang tidak produktif direncanakan akan dialihkan menjadi lahan pertanian tebu.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kalurahan Pleret, Bp. Rofiq Dwi Hartanto, turut menyampaikan ucapan Idul Fitri dan memberikan imbauan terkait keselamatan berkendara. Ia mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas selama bulan Ramadan cenderung menurun, namun justru meningkat setelah Lebaran. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati di jalan. Ia juga menginformasikan bahwa pada 2 April akan digelar acara Pisowanan Ageng.

Dari unsur TNI, Babinsa Kalurahan Pleret, Bp. Dedik, menyampaikan permohonan maaf karena Danramil tidak dapat hadir akibat masih dalam masa cuti. Ia juga menginformasikan bahwa program KDMP Kalurahan Pleret telah selesai 100 persen dan kini tinggal menunggu arahan lebih lanjut.

Pertemuan Gapoktan ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara petani dan pemerintah, serta mendorong kemajuan sektor pertanian di Kalurahan Pleret secara berkelanjutan Gapoktan ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara petani dan pemerintah, serta mendorong kemajuan sektor pertanian di Kalurahan Pleret secara berkelanjutan.

Gapoktan Pleret adakan Rutin Pasca-Lebaran, Bahas Program Pertanian hingga Regenerasi Petani