Penjual Mainan Tradisional yang makin Punah

16 November 2019
Vaksin
Dibaca 936 Kali
Penjual Mainan Tradisional yang makin Punah

infoPleret- Ada yang nampak menarik di acara Warisan Budaya Tak Benda yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Taman Banyu Kencono pada Sabtu (16/11). Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju, penjual mainan anak-anak tradisional semakin punah. Karena anak jaman sekarang lebih memilih bermain HP Android daripada bermain diluar rumah. Ngadiran salah satunya penjual mainan anak-anak tradisional yang masih tetap berjualan pada saat ini. Warga Desa Canden, Kecamatan Jetis ini sudah berpuluh-puluh tahun berjualan mainan tradisional ini. Karena menurutnya, dengan memperkenalkan mainan lewat jualannya maka Ngadiran juga turut nguri-uri kabudayan jawi yang semakin punah. Ngadiran menjual beberapa mainan tradisional antara lain wayang kerdus, topeng jathilan, kuda kepang, othok-othok dan mainan tradisional lainnya. Beliau menjajakan mainannya dengan mengayuh sepeda menggunakan kronjot dari pagi hingga petang. (rga)                                                           

Penjual Mainan Tradisional yang makin Punah
Penjual Mainan Tradisional yang makin Punah
Penjual Mainan Tradisional yang makin Punah